Suleiman II (
15 April 1642 –
1691) (
bahasa Turki Utsmani: سليمان ثانى
Süleymān-i sānī) adalah
Sultan Turki Utsmani dari
1620 hingga 1666. Adinda
Mehmed IV (1648–87), Suleiman II menghabiskan sebagian besar hidupnya di
kafes (sangkar), sejenis tahanan mewah buat pangeran di
Istana Topkapı (diancang untuk memastikan takkan ada pemberontakan).
Saat didekati naik tahta setelah terdepaknya kakandanya pada 1687, Suleiman II mengira bahwa delegasi itu akan datang membunuhnya dan satu-satunya cara mempengaruhi adalah ia bisa digoda keluar istananya untuk bersiap dianugerahi pedang
khalifah secara seremonial.
Sulit mengendalikan diri, Suleiman II membuat pilihan cerdas dengan mengangkat
Ahmed Faizil Köprülü sebagai
Raja Muda. Di bawah kepemimpinan Köprülü
Turki menghambat gerak maju
Austria ke
Serbia dan membasmi pemberontakan di
Bulgaria. Selama gerakan mengambil kembali
Hongaria timur, Köprülü dikalahkan dan syahid di tangan
Ludwig Wilhelm dari
Baden dalam
Szlankamen pada
1690. Suleiman II sendiri mangkat setahun kemudian.